Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Standar Ganda: Luka Sunyi dan Ketidakadilan yang Terlalu Sering Dibebankan pada Perempuan

      Ada ketidakadilan yang tidak selalu meninggalkan memar, tetapi menjejakkan kelelahan yang dalam. Ia tidak selalu hadir dalam bentakan, tidak selalu tampak sebagai kekerasan yang kasat mata, dan sering menyamar sebagai sesuatu yang dianggap "wajar". People called "double standard".     Ia hidup di rumah-rumah, di percakapan sehari-hari, di komentar keluarga, di nasihat teman, bahkan perlahan masuk ke dalam kepala perempuan yang terlalu lama disalahkan.     Double standard bekerja diam-diam: ketika perempuan dituntut memikul semuanya, sementara laki-laki diberi toleransi untuk kekurangan yang sama.       Ketika Tuntutan Hanya Bergerak ke Satu Arah     Banyak perempuan diminta menjadi segalanya dalam waktu yang sama.      Ia dituntut menjadi ibu yang selalu hadir, sabar, lembut, penuh perhatian, dan selalu tersedia. Di saat yang sama, ketika ekonomi goyah, ia juga diharapkan mampu menghasilkan uang, menye...

Postingan Terbaru

Justru dengan Berpisah Membuat Anak-anak Merasa Bahagia

Sepi adalah Hal yang Harus ditebus Daripada Bertahan Bersama Seseorang yang Salah.

Closure - There is No Chance to Fix It

Kini Mereka Tahu: Kita Merasakan Hal yang Sama, Bukan?

Day 1: Melawan Sakit. [SPECIAL EDITION]

Surat Intelektual Untuk Anakku, Ken.

Selamat Menjadi Ibu! Trauma Baru Pasca Melahirkan Sectio Caesarea alias Operasi Sesar!

Keindzriel: Serangkaian Nama Perpaduan 3 Bahasa Penuh Doa

Orang Tua Untuk Diriku Sendiri

Berstatus Baru Menjadi Seorang Ibu : Sebuah Kebanggaan